Akuisisi Run oleh Nvidia menghadapi pengawasan ketat Uni Eropa, yang menyoroti kekhawatiran regulator atas persaingan dan potensi ‘akuisisi mematikan’ dalam industri teknologi.
Regulator antimonopoli Uni Eropa diperkirakan akan mengumumkan keputusan mereka terkait rencana akuisisi Nvidia terhadap perusahaan rintisan AI Israel Run paling lambat tanggal 20 Desember. Komisi Eropa telah mengemukakan kekhawatiran bahwa kesepakatan senilai $700 juta, yang diumumkan pada bulan April, dapat merugikan persaingan di sektor AI dan chip. Nvidia harus memperoleh persetujuan regulatori sebelum melanjutkan.
Pengawas akan menyetujui kesepakatan tersebut, dengan atau tanpa syarat, atau membuka penyelidikan selama empat bulan jika kekhawatiran terus berlanjut. Pengawasan tersebut mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas tentang ‘akuisisi mematikan’, di mana perusahaan besar mengakuisisi perusahaan rintisan untuk menghambat inovasi.
Prosesor Nvidia sangat penting untuk aplikasi AI, termasuk alat seperti ChatGPT , sehingga akuisisi ini menjadi signifikan bagi industri teknologi dan AI. Keputusan ini akan berdampak pada persaingan di pasar AI yang berkembang pesat.





