Belum ada tanggapan langsung dari perusahaan induk Instagram, Meta Platforms Inc.
Turki telah memblokir akses ke platform media sosial Instagram, menurut pengumuman dari regulator teknologi informasi negara tersebut. Alasan atau durasi pemblokiran masih dirahasiakan, tetapi pemblokiran tersebut juga membuat aplikasi seluler platform tersebut tidak dapat diakses.
Keputusan ini menyusul pernyataan pejabat komunikasi di Turki , Fahrettin Altun, yang mengkritik Instagram karena diduga memblokir unggahan belasungkawa terkait pembunuhan Ismail Haniyeh, seorang tokoh terkemuka dalam kelompok militan Palestina, Hamas. Altun menyebut tindakan Instagram sebagai “sensor” dan menegaskan bahwa platform tersebut tidak memberikan pembenaran pelanggaran kebijakan apa pun.
Meta Platforms Inc., perusahaan induk Instagram, belum menanggapi larangan tersebut atau tuduhan Altun. Otoritas Teknologi Informasi dan Komunikasi Turki (BTK) mengumumkan keputusan tersebut di situs webnya pada tanggal 2 Agustus.





