Ancaman siber seluler dan IoT/OT terus bertambah jumlah dan kompleksitasnya, menjadi lebih terarah dan canggih, menurut laporan baru dari Zscaler. Di berbagai sektor, laporan tahunan ThreatLabz dari perusahaan keamanan siber tersebut mendokumentasikan pertumbuhan 29% dan 111% dalam serangan malware yang didukung seluler dan serangan spyware seluler, serta pertumbuhan 45% dari tahun ke tahun dalam transaksi malware IoT yang diblokir. Laporan tersebut didasarkan pada data dari Zscaler Security Cloud antara Juni 2023 dan Mei 2024, yang mencakup lebih dari 20 miliar transaksi seluler terkait ancaman dan ancaman siber terkait, kata perusahaan tersebut.
Laporan tersebut menemukan bahwa target malware seluler yang paling sering adalah sektor teknologi (18%), pendidikan (18%) dan manufaktur (14%). Bahkan, sektor pendidikan mengalami peningkatan 136% dalam transaksi malware seluler yang diblokir dibandingkan tahun sebelumnya, area di mana sebagian besar sektor lainnya mengalami penurunan secara umum.
Mengenai serangan pada perangkat IoT, router sejauh ini merupakan jenis perangkat yang paling banyak menjadi sasaran, dengan 66% serangan. Organisasi pendidikan hanya menjadi korban 2% dari keseluruhan serangan malware IoT, dibandingkan dengan 37% di sektor manufaktur dan 14% di sektor transportasi, menurut laporan tersebut.
Laporan tersebut juga menawarkan sejumlah prediksi untuk tahun mendatang:
- Perangkat IoT dan OT akan tetap menjadi vektor ancaman utama.
- Manufaktur akan tetap menjadi target utama serangan IoT, termasuk ransomware.
- AI akan semakin banyak digunakan untuk membuat kampanye phishing yang dapat dipercaya yang menargetkan pengguna ponsel.
- Segmentasi perangkat tanpa kepercayaan akan menjadi prioritas keamanan utama untuk sistem IoT dan OT, dimulai dengan infrastruktur penting.
- AI akan memainkan peran penting bagi para pembela IoT dan OT.
- Ekosistem 5G privat dengan kepercayaan nol akan menjadi strategi utama untuk konektivitas IoT dan OT.
- Tren konsolidasi platform keamanan akan meluas ke lingkungan IoT dan OT.





