Digitalisasi di Renault Group bukanlah hal baru, tetapi hal ini menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan perusahaan menjadi Perusahaan Teknologi. Arah penting yang harus diambil untuk mengatasi meningkatnya kompleksitas teknologi kendaraan, meningkatnya jumlah persyaratan teknis dan regulasi, serta peningkatan berkelanjutan kendaraan saat ini dan yang akan datang yang kini beroperasi di dunia yang terhubung. Dalam beberapa tahun terakhir, perangkat yang digunakan oleh Desain dan Rekayasa telah sangat maju sehingga realitas virtual kini melampaui realitas fisik. Kembaran digital ada sebelum kendaraan di dunia nyata itu sendiri. Mari kita cari tahu alasannya.
Apa itu ‘kembaran digital’?
Menurut kamus, kembaran digital adalah: ‘replika digital dari sebuah objek, proses, atau sistem’. Dalam bidang otomotif, kembaran digital pertama dibuat dengan mendigitalkan atau menyalin kendaraan asli. Sepotong demi sepotong, hingga baut terkecil. Itulah sebabnya muncul istilah ‘kembaran’. Dengan kemajuan teknologi, kembaran digital kini dibuat sebelum kembaran fisik lainnya. Namanya menyesatkan karena, pada kenyataannya, kembaran digital merupakan kompilasi dari semua model digital dan fisik dari objek fisik yang belum ada. Salinan fisik yang akan lahir setelah model mencapai tingkat kematangan tertentu.
Kembaran digital kini menjadi bagian mendasar dari teka-teki industri otomotif. Kembaran ini merevolusi cara orang-orang dalam desain, manufaktur, dan perbaikan kendaraan bekerja. Desain, Rekayasa, Manufaktur, Layanan Pelanggan: semuanya memiliki hasil yang lebih baik, dapat ‘berinteraksi’ satu sama lain melalui cloud secara real time, dan berbagi basis data yang komprehensif dan terkini sepanjang masa pakai kendaraan. Kembaran ini benar-benar mengubah segalanya!
Sejak lahirnya kembaran digital
Saat membuat kendaraan, Desain bertanggung jawab untuk menciptakan bentuk dan tampilan (kulit, warna, bahan kendaraan) dengan menyeimbangkan antara estetika, fungsi, dan batasan fisik. Mereka adalah yang pertama merancang ‘bagian’ dari kembaran digital dengan membangun model virtual eksterior dan interior kendaraan masa depan. Tujuan dari berbagai model ‘uji’ ini adalah untuk mencapai tampilan dan penyelesaian terbaik.
Alat rendering digital memberikan representasi yang jelas dan realistis sehingga desainer dapat menentukan tampilan dan kualitas yang dirasakan dari bodi atau interior hanya berdasarkan salinan virtual. Mereka dapat menangani tekstur setiap bagian, posisi mereka, dan bahkan pantulan yang terlihat pada permukaan mengilap dan kaca di dalam mobil. Mirip seperti aslinya!
Desain kemudian mengirimkan kepada Teknik berkas digital berisi proposal mereka untuk interior dan eksterior melalui cloud.





