Parlemen Australia mengusulkan pembatasan media sosial

Dewan Perwakilan Rakyat Australia meloloskan rancangan undang-undang yang inovatif pada hari Rabu yang bertujuan untuk melarang penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun. RUU tersebut, yang didukung oleh pemerintahan Buruh Perdana Menteri Anthony Albanese dan pihak oposisi, memperkenalkan langkah-langkah ketat yang mengharuskan platform untuk menerapkan sistem verifikasi usia. Perusahaan dapat menghadapi denda hingga A$49,5 juta ($32 juta) karena pelanggaran. Senat akan membahas RUU tersebut selanjutnya, dengan Albanese mendorong persetujuannya sebelum tahun berakhir.

Undang-undang ini mengikuti penyelidikan emosional yang menyoroti dampak buruk perundungan siber, termasuk kesaksian dari orang tua anak-anak yang menyakiti diri sendiri. Sementara para pendukung berpendapat larangan tersebut akan melindungi kesehatan mental kaum muda, para kritikus, termasuk kelompok pemuda dan organisasi hak asasi manusia, memperingatkan bahwa hal itu berisiko memutus hubungan sosial yang penting bagi remaja. Raksasa teknologi seperti Google, Meta, dan TikTok telah mendesak pemerintah untuk menunda undang-undang tersebut hingga uji coba verifikasi usia yang diusulkan berakhir pada tahun 2025.

Meskipun ada kekhawatiran ini, opini publik sangat mendukung larangan tersebut, dengan jajak pendapat terkini menunjukkan 77% setuju. Kelompok advokasi orang tua memuji inisiatif tersebut sebagai langkah penting dalam mengatasi dampak negatif media sosial terhadap anak-anak. Namun, kritikus di parlemen dan kelompok hak sipil menyerukan solusi yang lebih bernuansa, menekankan pentingnya menyeimbangkan perlindungan dengan privasi dan hak berekspresi diri.

Jika disahkan, Australia akan menjadi pemimpin global dalam regulasi media sosial yang ketat, tetapi perdebatan tentang cara terbaik untuk melindungi pengguna muda sambil menghormati kebebasan mereka masih jauh dari selesai

Related Posts

Maraknya Deepfake Berbagai Rekayasa Sosial Berbasis AI

Deepfake merupakan masalah yang semakin meningkat bagi organisasi mana pun yang terhubung ke internet. Deepfake dapat menjadi sangat berbahaya ketika digunakan sebagai senjata oleh negara-negara dan penjahat siber. “Ketika orang…

Produk Teknologi Terbaik Tahun 2025 Pilihan Rob Enderle

Tahun ini penuh dengan perubahan besar, inovasi luar biasa, dan banyak sekali masalah. Jika kita menengok ke belakang pada tahun 2025, jelas bahwa industri teknologi akhirnya telah melampaui siklus “hype…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Maraknya Deepfake Berbagai Rekayasa Sosial Berbasis AI

Maraknya Deepfake Berbagai Rekayasa Sosial Berbasis AI

Produk Teknologi Terbaik Tahun 2025 Pilihan Rob Enderle

Produk Teknologi Terbaik Tahun 2025 Pilihan Rob Enderle

Gartner Merekomendasikan untuk Menghindari Browser AI

Gartner Merekomendasikan untuk Menghindari Browser AI

Valuasi startup AI mеnіngkаtkаn kеkhаwаtіrаn gеlеmbung

Valuasi startup AI mеnіngkаtkаn kеkhаwаtіrаn gеlеmbung

Pеruѕаhааn chip AI Cеrеbrаѕ mеngаjukаn penarikan

Pеruѕаhааn chip AI Cеrеbrаѕ mеngаjukаn penarikan

Kеlоmроk peretas mеngklаіm hаmріr 1 miliar catatan Salesforce  

Kеlоmроk peretas mеngklаіm hаmріr 1 miliar catatan Salesforce