Raksasa teknologi itu telah meminta para pengembang dan organisasi untuk mengadopsi HarmonyOS, sambil menekankan kesabaran seiring makin matangnya sistem tersebut.
Huawei telah mengumumkan rencana untuk memperluas sistem operasi Harmony dengan target 100.000 aplikasi dalam 6–12 bulan ke depan. Ketua Xu Zhijun menekankan perlunya aplikasi yang dipersonalisasi untuk memperkuat ekosistem dan memenuhi permintaan konsumen. Saat ini, Harmony memiliki lebih dari 15.000 aplikasi yang memenuhi kebutuhan dasar.
Dorongan ini muncul di tengah sanksi Amerika Serikat , yang telah membatasi akses Huawei ke Android milik Google. Xu meminta para pengembang, lembaga pemerintah, dan organisasi untuk mendukung Harmony, menekankan bahwa kematangannya akan bergantung pada adopsi yang meluas dan kesabaran pengguna.
HarmonyOS diluncurkan pada tahun 2019 setelah AS memberlakukan pembatasan perdagangan terhadap China , dengan alasan masalah keamanan. Huawei tetap berkomitmen untuk berinvestasi dalam pengembangannya guna mencapai kemandirian teknologi, dengan Xu menggambarkan inisiatif tersebut sebagai hal penting bagi keberhasilan perusahaan di masa mendatang.





