Peningkatan efisiensi pusat data dengan chip baru Microsoft menjanjikan kinerja AI yang lebih baik dan pengurangan konsumsi energi.
Microsoft telah meluncurkan dua chip infrastruktur pusat data yang inovatif, yang dirancang untuk meningkatkan operasi AI dan memperkuat keamanan data. Diumumkan pada konferensi Ignite, penambahan baru ini menunjukkan komitmen untuk mengembangkan silikon internal yang disesuaikan untuk kebutuhan komputasi tingkat lanjut. Dengan memproduksi chip khusus, Microsoft bergabung dengan pemain utama seperti Amazon dan Google dalam mengurangi ketergantungan pada pemasok seperti Intel dan Nvidia.
Salah satu chip baru, Azure Integrated HSM, dirancang untuk meningkatkan keamanan dengan melindungi enkripsi sensitif dan data keamanan dalam perangkat keras khusus. Chip ini akan diintegrasikan ke semua server pusat data baru mulai tahun depan. Chip kedua, Data Processing Unit (DPU), menggabungkan komponen server untuk mengoptimalkan kinerja penyimpanan cloud. Dibandingkan dengan perangkat keras yang ada, chip ini memberikan kinerja empat kali lipat lebih baik dengan konsumsi energi yang jauh lebih sedikit.
Investasi Microsoft dalam chip khusus sejalan dengan strategi yang lebih luas untuk meningkatkan efisiensi pusat data bagi aplikasi yang digerakkan oleh AI. Rani Borkar, wakil presiden perusahaan Azure Hardware Systems, menyoroti pentingnya penyederhanaan infrastruktur untuk memenuhi tuntutan AI modern. Chip tersebut bertujuan untuk memproses data pada kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya sambil mempertahankan protokol keamanan yang kuat.
Bersamaan dengan kemajuan ini, Microsoft memperkenalkan sistem pendingin cair baru untuk server pusat data, yang dirancang untuk mendukung tuntutan komputasi intensif dari model AI skala besar. Teknologi ini menjanjikan pengurangan suhu komponen secara efisien, memastikan keberlanjutan sekaligus memenuhi beban kerja AI yang terus bertambah.





