Prakarsa ini menggarisbawahi pentingnya inovasi dan kolaborasi berkelanjutan dalam ekosistem digital untuk menjawab tuntutan yang terus berkembang pada jaringan seluler.
Meta, pemilik Instagram, telah berkolaborasi dengan Vodafone untuk mengoptimalkan pengiriman video berdurasi pendek di 11 jaringan selulernya di Eropa. Upaya tersebut bertujuan untuk membebaskan kapasitas jaringan tanpa mengorbankan pengalaman menonton, guna mengatasi meningkatnya penggunaan data yang didorong oleh platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Menurut Laporan Mobilitas 2024 Ericsson, lalu lintas seluler global tumbuh sebesar 25% dalam setahun terakhir, dengan video menyumbang 73% dari semua lalu lintas seluler pada akhir tahun 2023.
Operator telekomunikasi, termasuk Vodafone, telah menyatakan kekhawatiran tentang beban keuangan untuk meningkatkan jaringan sementara perusahaan Big Tech diuntungkan dari peningkatan penggunaan data. Inisiatif Uni Eropa baru-baru ini agar Big Tech berkontribusi pada investasi 5G telah terhenti. Vodafone melihat kemitraannya dengan Meta sebagai solusi praktis untuk mengatasi masalah kontribusi yang adil, dengan upaya pengoptimalan video Meta yang mengarah pada penggunaan sumber daya jaringan yang lebih efisien.
Selama uji coba pada bulan April di jaringan Vodafone di Inggris, pengoptimalan tersebut menghasilkan pengurangan dua digit dalam lalu lintas data Meta, sehingga membebaskan kapasitas di area yang sibuk seperti pusat perbelanjaan dan pusat transportasi.





