Perusahaan telah mengalihkan lalu lintas ke infrastruktur alternatif, yang mengarah pada peningkatan layanan, dan sedang menyelidiki penyebab masalah jaringan.
Pada hari Kamis, Microsoft mengonfirmasi bahwa pengguna di Selandia Baru mengalami kesulitan mengakses layanannya, termasuk Exchange Online. Meskipun tingkat gangguan masih belum jelas, Microsoft telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi masalah tersebut dengan mengalihkan lalu lintas ke infrastruktur alternatif, yang telah menghasilkan beberapa peningkatan dalam ketersediaan layanan.
Perusahaan tersebut tengah aktif melakukan investigasi untuk menentukan penyebab utama masalah jaringan tersebut. Insiden tersebut terjadi setelah gangguan teknis yang signifikan yang disebabkan oleh kode yang salah dalam perangkat lunak keamanan siber CrowdStrike , yang memengaruhi banyak perusahaan yang menggunakan sistem operasi Microsoft Windows kurang dari dua minggu lalu.
Sementara Microsoft berupaya mengatasi masalah saat ini, pengguna disarankan untuk terus mengikuti perkembangan situasi. Upaya perusahaan ini menyoroti tantangan yang terus ada dalam mempertahankan layanan yang andal di tengah meningkatnya kompleksitas dan saling ketergantungan teknologi.





