PC Berkemampuan AI Menguasai 14% Pengiriman Global pada Q2

Meskipun PC berkemampuan AI diperkenalkan pada pertengahan kuartal kedua, PC tersebut masih menguasai 14% pengiriman global, menurut laporan yang dirilis Selasa oleh firma riset Canalys .

Canalys melaporkan bahwa 8,8 juta PC berkemampuan AI dikirimkan selama periode tersebut, 40% menjalankan Microsoft Windows dan 60% menjalankan macOS.

Canalys mendefinisikan PC berkemampuan AI sebagai desktop atau notebook yang menyertakan chipset atau blok untuk beban kerja AI khusus, seperti unit pemrosesan saraf (NPU).

Dengan peta jalan PC berkemampuan AI dari semua vendor prosesor utama yang kini berjalan dengan baik, laporan tersebut mencatat, panggung sudah siap untuk peningkatan signifikan dalam ketersediaan perangkat dan adopsi pengguna akhir pada paruh kedua tahun 2024 dan seterusnya.

“Kuartal kedua tahun 2024 menambah momentum signifikan terhadap perluasan PC berkemampuan AI,” kata Kepala Analis Canalys Ishan Dutt dalam sebuah pernyataan.

“Pada bulan Juni, PC Copilot+ diluncurkan dengan menggunakan chip seri Snapdragon X dari Qualcomm, yang berbasis pada arsitektur Arm,” lanjutnya. “Meskipun volume pengiriman pada kuartal tersebut relatif kecil karena keterbatasan minggu dan cakupan geografis ketersediaan, komitmen luas OEM Windows untuk mengadopsi produk ini ke dalam portofolio mereka menjadi pertanda baik bagi prospek kategori tersebut.”

“Dengan fondasi yang kuat saat ini, pengiriman PC berkemampuan AI siap untuk mendapatkan daya tarik lebih lanjut pada paruh kedua tahun 2024,” tambahnya.

Pertumbuhan Pasar AI-PC Didorong oleh Pasokan

Dutt menjelaskan bahwa vendor prosesor dan OEM akan menargetkan basis pelanggan yang lebih luas melalui ketersediaan kategori produk baru dengan harga yang lebih terjangkau, sementara mitra saluran mengisyaratkan preferensi untuk fitur terkait AI di PC. Ia mencatat bahwa hampir 60% responden dalam jajak pendapat bulan Mei mengindikasikan bahwa mereka mengharapkan pelanggan lebih menyukai perangkat dengan kunci Copilot.

Related Posts

Maraknya Deepfake Berbagai Rekayasa Sosial Berbasis AI

Deepfake merupakan masalah yang semakin meningkat bagi organisasi mana pun yang terhubung ke internet. Deepfake dapat menjadi sangat berbahaya ketika digunakan sebagai senjata oleh negara-negara dan penjahat siber. “Ketika orang…

Produk Teknologi Terbaik Tahun 2025 Pilihan Rob Enderle

Tahun ini penuh dengan perubahan besar, inovasi luar biasa, dan banyak sekali masalah. Jika kita menengok ke belakang pada tahun 2025, jelas bahwa industri teknologi akhirnya telah melampaui siklus “hype…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Maraknya Deepfake Berbagai Rekayasa Sosial Berbasis AI

Maraknya Deepfake Berbagai Rekayasa Sosial Berbasis AI

Produk Teknologi Terbaik Tahun 2025 Pilihan Rob Enderle

Produk Teknologi Terbaik Tahun 2025 Pilihan Rob Enderle

Gartner Merekomendasikan untuk Menghindari Browser AI

Gartner Merekomendasikan untuk Menghindari Browser AI

Valuasi startup AI mеnіngkаtkаn kеkhаwаtіrаn gеlеmbung

Valuasi startup AI mеnіngkаtkаn kеkhаwаtіrаn gеlеmbung

Pеruѕаhааn chip AI Cеrеbrаѕ mеngаjukаn penarikan

Pеruѕаhааn chip AI Cеrеbrаѕ mеngаjukаn penarikan

Kеlоmроk peretas mеngklаіm hаmріr 1 miliar catatan Salesforce  

Kеlоmроk peretas mеngklаіm hаmріr 1 miliar catatan Salesforce