Sistem ID digital Fayda menjadi krusial bagi layanan publik Ethiopia, mendorong efisiensi dan integrasi sebagai bagian dari rencana transformasi digital ambisius negara tersebut.
Program Identitas Nasional Ethiopia (NIDP) telah bermitra dengan empat lembaga pemerintah lainnya untuk meningkatkan akses ke layanan publik terpadu sebagai bagian dari inisiatif Digital Ethiopia 2025. Kolaborasi tersebut, yang diformalkan melalui Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada 12 November, melibatkan Institut Kecerdasan Buatan Ethiopia, Administrasi Keamanan Jaringan Informasi, Badan Layanan Pencatatan Sipil dan Kependudukan Addis Ababa, dan Biro Pengembangan Inovasi dan Teknologi Addis Ababa.
Digital Ethiopia 2025 bertujuan untuk mengubah negara tersebut menjadi masyarakat digital pada tahun depan, dengan sistem identitas nasional sebagai komponen penting. Engr. Worku Gachena, Direktur Jenderal Institut Kecerdasan Buatan Ethiopia, menekankan bahwa kolaborasi tersebut akan menyederhanakan akses ke layanan pemerintah, khususnya melalui penerbitan kartu tanda penduduk dan kartu identitas nasional. Selain itu, solusi AI sedang dieksplorasi untuk memastikan penyediaan layanan yang efisien, aman, dan berkualitas tinggi.
Pejabat lain menekankan bahwa kemitraan ini akan memajukan peluncuran layanan identitas digital dan legal bagi warga negara Ethiopia dan penduduk asing. Yodahe Zemichael, Direktur Eksekutif NIDP, menggambarkan inisiatif ini sebagai pendorong utama kemakmuran dan pembangunan nasional. Yonas Alemayehu, Direktur Jenderal Badan Layanan Pencatatan Sipil dan Kependudukan Addis Ababa, menunjukkan bahwa identitas digital memainkan peran mendasar dalam proyek kota pintar yang sedang berlangsung, dengan upaya yang ditingkatkan untuk pendaftaran identitas digital di seluruh Addis Ababa.
Sistem ID digital Fayda semakin diintegrasikan ke dalam berbagai operasi pemerintah, termasuk pengadaan umum. Ke depannya, Ethiopia berencana untuk meluncurkan program pemerintah digital baru yang diperpanjang hingga 2030, dengan ID Fayda sebagai elemen utamanya.





