Partisipasi Deutsche Telekom sejalan dengan komitmennya terhadap kedaulatan data dan kendali pengguna, seperti yang dicatat oleh Oliver Nyderle, kepala kepercayaan digital dan infrastruktur web3.
Pemimpin telekomunikasi Jerman Deutsche Telekom telah memasuki ruang blockchain sebagai perusahaan telekomunikasi pertama yang mengoperasikan validator pada Protokol NEAR . Langkah ini menandai partisipasinya dalam program Enterprise Node Operators milik NEAR, yang bertujuan untuk meningkatkan desentralisasi dan keamanan jaringan.
Deutsche Telekom melihat kemitraan ini sebagai bagian dari komitmennya terhadap kedaulatan data dan kontrol pengguna yang lebih besar. Oliver Nyderle, kepala kepercayaan digital dan infrastruktur web3, menggambarkan kolaborasi ini sebagai “menjanjikan dan inovatif,” yang menyoroti keselarasannya dengan nilai-nilai perusahaan. Inisiatif ini juga memperluas portofolio staking perusahaan, termasuk jaringan yang berfokus pada AI terdesentralisasi dan skalabilitas.
Setelah pengumuman tersebut, harga NEAR Protocol naik 9,5% menjadi $5,6, mencerminkan optimisme pasar. Perkembangan ini terjadi setelah anak perusahaan Deutsche Telekom meluncurkan proyek untuk mempelajari penambangan Bitcoin menggunakan energi terbarukan yang berlebih , yang menunjukkan minatnya yang lebih luas dalam aplikasi blockchain.





