Operasi Jackal III INTERPOL dan investigasi selama lima tahun di Argentina berhasil menangkap 372 orang, penyitaan $4,2 juta, dan pemblokiran 820 rekening bank.
INTERPOL telah mengumumkan penyelesaian operasi global selama tiga bulan yang menargetkan kelompok kejahatan terorganisasi dari Afrika Barat, yang mengakibatkan 300 penangkapan dan penyitaan aset senilai $3 juta. Dinamakan Operasi Jackal III, inisiatif tersebut melibatkan lembaga penegak hukum dari 21 negara. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari dua operasi tahunan sebelumnya yang ditujukan kepada kelompok-kelompok Afrika Barat yang terlibat dalam penipuan keuangan daring, termasuk geng Black Axe yang terkenal di Nigeria. Sebagai bagian dari operasi tersebut, pihak berwenang memblokir 720 rekening bank. Operasi tersebut berlangsung dari 10 April hingga awal Juli.
Di Argentina, penyelidikan selama lima tahun berhasil membongkar jaringan kriminal yang dioperasikan oleh warga negara Nigeria, yang mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan pada lebih dari 160 korban. Polisi menangkap 72 tersangka, membekukan sekitar 100 rekening bank, dan menyita uang palsu senilai $1,2 juta. Para tersangka termasuk warga negara Argentina, Kolombia, Nigeria, dan Venezuela. INTERPOL melaporkan bahwa jaringan tersebut menggunakan kurir uang untuk membuka rekening bank di seluruh dunia, dan penyelidikan kini meluas ke lebih dari 40 negara.
Isaac Oginni, direktur Pusat Anti-Korupsi dan Kejahatan Keuangan INTERPOL, menyatakan, “Volume penipuan keuangan yang berasal dari Afrika Barat mengkhawatirkan dan terus meningkat.” Ia menekankan bahwa “hasil operasi ini menyoroti pentingnya kerja sama penegakan hukum internasional dalam memerangi jaringan kriminal yang luas ini.”





