Valuasi Nvidia sempat mencapai $3,53 triliun, melampaui Apple yang mencapai $3,52 triliun.
Nvidia menyalip Apple pada hari Jumat untuk menjadi perusahaan paling bernilai di dunia, didorong oleh melonjaknya permintaan untuk chip AI-nya. Nilai pasar pembuat chip tersebut sempat mencapai $3,53 triliun, sedikit melampaui Apple yang hanya $3,52 triliun. Nvidia ditutup pada hari itu di angka $3,47 triliun, sementara Apple berakhir dengan $3,52 triliun setelah kenaikan saham yang moderat.
Fluktuasi pasar di antara para raksasa teknologi telah berlangsung selama berbulan-bulan, dengan Apple, Nvidia, dan Microsoft saling bertukar posisi. Nilai pasar Microsoft saat ini mencapai $3,18 triliun. Nvidia mendominasi pasar prosesor yang digunakan dalam komputasi AI, bersaing dengan pemain besar seperti Microsoft, Alphabet, dan Meta untuk memimpin di bidang yang berkembang pesat ini.
Saham perusahaan tersebut telah melonjak sebesar 18% bulan ini, sebagian didorong oleh berita tentang OpenAI yang mengumpulkan dana segar sebesar $6,6 miliar. Saham Nvidia juga diuntungkan oleh optimisme seputar permintaan pusat data, yang didorong oleh laporan laba Western Digital yang lebih baik dari perkiraan pada hari Jumat.
Analis investasi menyarankan Nvidia berada pada posisi yang tepat untuk berkembang seiring dengan meningkatnya adopsi AI. Russ Mould dari AJ Bell menyoroti keunggulan strategis perusahaan, dengan mencatat bahwa jika ekonomi AS tetap stabil, investasi dalam teknologi AI akan terus berlanjut, yang selanjutnya mendukung keberhasilan Nvidia.





