Skandal kecurangan AI di Universitas menimbulkan kekhawatiran

Universitas menghadapi tantangan baru dalam menyeimbangkan literasi AI dengan menjaga integritas akademis di kalangan mahasiswa.

Hannah, seorang mahasiswa, mengaku menggunakan AI untuk menyelesaikan esai saat kewalahan oleh tenggat waktu dan penyakit pribadinya. Berjuang melawan COVID dan tekanan akademis yang kuat, ia beralih ke AI untuk meminta bantuan tetapi kemudian menghadapi sidang pelanggaran akademis. Meskipun dibebaskan karena bukti yang tidak mencukupi, Hannah memperingatkan orang lain tentang risiko mengandalkan alat AI untuk tujuan yang tidak jujur.

Universitas kini bergulat dengan mengajarkan mahasiswa untuk menggunakan AI secara bertanggung jawab sekaligus mencegah penyalahgunaan. Seorang dosen menemukan esai Hannah telah dibuat oleh AI menggunakan perangkat lunak deteksi, yang mencerminkan kompleksitas pemantauan integritas akademis. Beberapa institusi melarang AI kecuali disetujui secara tegas, sementara yang lain mengizinkan penggunaan terbatas untuk pemeriksaan tata bahasa atau panduan struktural jika dikutip dengan benar.

Para dosen mencatat bahwa konten yang dihasilkan AI sering kali tidak memiliki koherensi dan pemikiran kritis. Dr Sarah Lieberman dari Universitas Canterbury Christchurch menjelaskan bagaimana esai yang dihasilkan AI dapat dikenali dengan mudah, dan menggambarkannya sebagai esai yang tidak memiliki sentuhan manusia. Meskipun demikian, ia mengakui potensi manfaat AI, seperti menghasilkan ide atau membimbing mahasiswa dalam penelitian mereka , jika digunakan dengan tepat.

Related Posts

Maraknya Deepfake Berbagai Rekayasa Sosial Berbasis AI

Deepfake merupakan masalah yang semakin meningkat bagi organisasi mana pun yang terhubung ke internet. Deepfake dapat menjadi sangat berbahaya ketika digunakan sebagai senjata oleh negara-negara dan penjahat siber. “Ketika orang…

Produk Teknologi Terbaik Tahun 2025 Pilihan Rob Enderle

Tahun ini penuh dengan perubahan besar, inovasi luar biasa, dan banyak sekali masalah. Jika kita menengok ke belakang pada tahun 2025, jelas bahwa industri teknologi akhirnya telah melampaui siklus “hype…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Maraknya Deepfake Berbagai Rekayasa Sosial Berbasis AI

Maraknya Deepfake Berbagai Rekayasa Sosial Berbasis AI

Produk Teknologi Terbaik Tahun 2025 Pilihan Rob Enderle

Produk Teknologi Terbaik Tahun 2025 Pilihan Rob Enderle

Gartner Merekomendasikan untuk Menghindari Browser AI

Gartner Merekomendasikan untuk Menghindari Browser AI

Valuasi startup AI mеnіngkаtkаn kеkhаwаtіrаn gеlеmbung

Valuasi startup AI mеnіngkаtkаn kеkhаwаtіrаn gеlеmbung

Pеruѕаhааn chip AI Cеrеbrаѕ mеngаjukаn penarikan

Pеruѕаhааn chip AI Cеrеbrаѕ mеngаjukаn penarikan

Kеlоmроk peretas mеngklаіm hаmріr 1 miliar catatan Salesforce  

Kеlоmроk peretas mеngklаіm hаmріr 1 miliar catatan Salesforce