Peneliti Microsoft telah meluncurkan SpreadsheetLLM, sebuah metode baru yang dirancang untuk membantu AI lebih memahami dan memproses spreadsheet. Dengan menggabungkan teknik pengodean dan kompresi, SpreadsheetLLM bertujuan untuk meningkatkan kinerja AI dalam menangani grid yang luas dan berbagai format sel, yang biasanya menantang bagi model bahasa.
Data mereka mengungkapkan bahwa dengan menggunakan metode ini, model GPT-4 mengalami peningkatan sebesar 27% dalam pendeteksian tabel spreadsheet dan peningkatan sebesar 26% dalam kinerja untuk pembelajaran dalam konteks. Selain itu, metode ini menghasilkan pengurangan biaya hingga 96% saat menggunakan model GPT-4 dan GPT-3.5-turbo.
Inti dari inovasi ini adalah SheetCompressor milik Microsoft, yang mencakup modul yang membuat lembar kerja lebih mudah dibaca oleh AI, melewati sel kosong, dan membantu AI memahami arti angka.
Integrasi SpreadsheetLLM ke Microsoft Copilot for 365 di masa mendatang dapat menyederhanakan analisis data, sehingga pengguna dapat mengunggah seluruh lembar kerja dan mengajukan pertanyaan kepada chatbot AI dalam bahasa yang mudah dipahami untuk ringkasan atau analisis data. Meskipun metode tersebut saat ini tidak dapat menangani detail pemformatan lembar kerja, implementasinya dapat secara signifikan memudahkan tugas pengelolaan data pengguna.





