X harus membayar denda atas sengketa perlindungan anak

X telah diperintahkan membayar denda setelah menolak bekerja sama dengan regulator Australia.

Pengadilan Australia telah menguatkan putusan yang mengharuskan X milik Elon Musk, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, untuk membayar denda sebesar $418.000. Denda tersebut dikeluarkan karena gagal memenuhi permintaan dari Komisioner Keamanan Elektronik terkait tindakan antipelecehan anak di platform tersebut.

X telah mengajukan keberatan atas hukuman tersebut, dengan alasan bahwa perusahaan tersebut tidak lagi terikat oleh kewajiban regulasi menyusul restrukturisasi perusahaan di bawah kepemilikan Musk . Namun, pengadilan memutuskan bahwa platform tersebut tetap diharuskan untuk menanggapi permintaan yang diajukan oleh regulator keamanan internet Australia.

Komisioner eSafety menyatakan bahwa menerima argumen X dapat menjadi preseden yang mengkhawatirkan bagi perusahaan asing yang melakukan merger untuk menghindari tanggung jawab regulasi. Tuntutan hukum perdata terhadap X juga telah dimulai karena ketidakpatuhannya.

Platform Musk pernah berselisih dengan pihak berwenang di Australia sebelumnya, terutama dalam kasus di mana X menolak menghapus konten yang memperlihatkan insiden penusukan. Perusahaan tersebut mengklaim bahwa satu negara tidak boleh mendikte konten daring global.

Related Posts

Maraknya Deepfake Berbagai Rekayasa Sosial Berbasis AI

Deepfake merupakan masalah yang semakin meningkat bagi organisasi mana pun yang terhubung ke internet. Deepfake dapat menjadi sangat berbahaya ketika digunakan sebagai senjata oleh negara-negara dan penjahat siber. “Ketika orang…

Produk Teknologi Terbaik Tahun 2025 Pilihan Rob Enderle

Tahun ini penuh dengan perubahan besar, inovasi luar biasa, dan banyak sekali masalah. Jika kita menengok ke belakang pada tahun 2025, jelas bahwa industri teknologi akhirnya telah melampaui siklus “hype…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Maraknya Deepfake Berbagai Rekayasa Sosial Berbasis AI

Maraknya Deepfake Berbagai Rekayasa Sosial Berbasis AI

Produk Teknologi Terbaik Tahun 2025 Pilihan Rob Enderle

Produk Teknologi Terbaik Tahun 2025 Pilihan Rob Enderle

Gartner Merekomendasikan untuk Menghindari Browser AI

Gartner Merekomendasikan untuk Menghindari Browser AI

Valuasi startup AI mеnіngkаtkаn kеkhаwаtіrаn gеlеmbung

Valuasi startup AI mеnіngkаtkаn kеkhаwаtіrаn gеlеmbung

Pеruѕаhааn chip AI Cеrеbrаѕ mеngаjukаn penarikan

Pеruѕаhааn chip AI Cеrеbrаѕ mеngаjukаn penarikan

Kеlоmроk peretas mеngklаіm hаmріr 1 miliar catatan Salesforce  

Kеlоmроk peretas mеngklаіm hаmріr 1 miliar catatan Salesforce