Saat Strawberry milik OpenAI mengembangkan kemampuan penalaran model, perusahaan harus berhadapan dengan karyawannya yang menganggap model tersebut sebagai ancaman bagi kemanusiaan.
Menurut laporan Reuters , proyek OpenAI yang terbilang baru, Strawberry, akan menciptakan gelombang besar dalam industri penelitian. Proyek tersebut, yang oleh sebagian orang diklaim sebagai versi baru dari proyek Q* milik perusahaan tersebut dari tahun lalu, telah ditandai sebagai proyek yang berpotensi memiliki kemampuan untuk menjelajahi internet guna melakukan penelitian mendalam.
Perwakilan perusahaan mengonfirmasi kepada kantor berita bahwa kemampuan penalaran model mereka akan selalu meningkat seiring waktu. Selasa lalu, karyawan OpenAI disuguhi demo model dengan kemampuan penalaran seperti manusia. Pertemuan itu terjadi setelah komentar negatif yang dihadapi perusahaan karena memberikan perintah untuk tidak berbicara kepada karyawan karena secara terbuka mengungkap bahaya yang dapat ditimbulkan inovasinya bagi kemanusiaan.
Sebelumnya pada bulan Juli, karyawan mengirimkan surat tujuh halaman kepada ketua Komisi Bursa Efek AS (SEC), Gary Gensler, yang merinci apa yang mereka anggap sebagai risiko yang dapat ditimbulkan proyek OpenAI terhadap manusia. Surat itu diwarnai dengan urgensi karena lembaga tersebut disarankan untuk mengambil tindakan cepat dan agresif terhadap perusahaan tersebut karena melanggar peraturan saat ini.





